Harga Pasar (update terakhir:) :
Babi Besar/ekor = Rp.5000000     (klik untuk melihat detail) - Bawang Merah/kg = Rp.35000     (klik untuk melihat detail) - Bawang Putih/kg = Rp.100000     (klik untuk melihat detail) - Beras/kg = Rp.12000     (klik untuk melihat detail) - Cabe Merah/kg = Rp.35000     (klik untuk melihat detail) - Cengkeh Kering/kg = Rp.115000     (klik untuk melihat detail) - Daging Ayam/kg = Rp.65000     (klik untuk melihat detail) - Daging Babi/kg = Rp.80000     (klik untuk melihat detail) - Daging Sapi/kg = Rp.110000     (klik untuk melihat detail) - Garam /kg = Rp.10000     (klik untuk melihat detail) - Gula Pasir/kg = Rp.16000     (klik untuk melihat detail) - Ikan Kembung/kg = Rp.50000     (klik untuk melihat detail) - Ikan Selar/kg = Rp.25000     (klik untuk melihat detail) - Ikan teri /kg = Rp.120000     (klik untuk melihat detail) - Ikan Tuna/kg = Rp.70000     (klik untuk melihat detail) - Jagung giling/kg = Rp.8000     (klik untuk melihat detail) - Kambing /ekor = Rp.1500000     (klik untuk melihat detail) - Kambing/ekor = Rp.1500000     (klik untuk melihat detail) - Kopra/kg = Rp.19000     (klik untuk melihat detail) - Kuda/ekor = Rp.6000000     (klik untuk melihat detail) - Kuda/ekor = Rp.6000000     (klik untuk melihat detail) - Minyak Goreng/Liter = Rp.16000     (klik untuk melihat detail) - Minyak Tanah/Liter = Rp.5000     (klik untuk melihat detail) - Minyak Tanah/Liter = Rp.5000     (klik untuk melihat detail) - Pupuk /kg = Rp.2300     (klik untuk melihat detail) - Sawi Hijau/kg = Rp.20000     (klik untuk melihat detail) - Semen/Zak = Rp.48500     (klik untuk melihat detail) - Susu Balita/400 gr = Rp.48000     (klik untuk melihat detail) - Telur/papan = Rp.45000     (klik untuk melihat detail) - Tepung Terigu/kg = Rp.10000     (klik untuk melihat detail) - Vanili/kg = Rp.150000     (klik untuk melihat detail) -
PROFIL DAERAH
INFRASTRUKTUR
Sarana informasi yang tersedia di Kabupaten Sikka terdiri dari 1 relay TV(TVRI), 2 radio, 3 koran dan akses internet lewat Telkom, Indosat. Penambahan channel atau kapasitas Internet bisa lewat satelit. Sarana komunikasi yang tersedia terdiri dari jalur telepon (di wilayah perkotaan), jaringan telepon genggam (semua kecamatan terlayani) dan kantor pos (1 pusat dan 5 pembantu). 
 
Jaringan listrik di Kabupaten Sikka hanya melayani kira-kira 47,98% dari semua rumah tangga. Seperti di seluruh Pulau Flores, untuk pembangkitan listrik masih digunakan generator diesel (PLTD), dengan jaringan terpisah. Karena kekurangan daya jaringan listrik sering dipadamkan.
Pada tahun 2010 tenaga listrik yang dibangkitkan sebesar 35.310.179 Kwh, sedangkan jumlah tenaga listrik yang dijual sebesar 32.526.962 Kwh.
Penyediaan BBM sering difasilitasi oleh 5 SPBU dan beberapa depot minyak tanah yang semuanya berlokasi di kota Maumere.

Perusahaan air minum PDAM baru melayani 40,18 % dari seluruh rumah tangga di Kabupaten Sikka, terutama di kota Maumere, tetapi dengan sistem IKK di Nita, Lela, Kewapante, Bola, dan Paga. Kebutuhan air bersih penduduk yang tidak terjangkau pelayanan air bersih perpipaan terpenuhi dari sumur dangkal dan dalam, PAH dan mata air. 
Pada tahun 2010 jumlah pelanggan air minum di Kabupaten Sikka berjumlah 9.315 yang didominasi oleh pelanggan non niaga. Sementara nilai pemakaian air minum di tahun 2010 mencapai Rp. 4.073.413.070.

Irigasi di Kabupaten Sikka terdapat pada kawasan dataran banjir dan dataran pantai, yakni hanya 3 wilayah yang ada di Nebe, Waigete, dan Waturia. Drainase yang ada terbatas pada lingkungan perkotaan dan jalan-jalan utama, sebagian besar merupakan drainase terbuka. Sistem drainase kurang terpelihara.

Dari total rumah tangga, baru 40% pemilik sarana santasi, sisanya membuang limbahnya ke lingkungan sekitar, baik pekarangan, kebun, sungai atau laut. Belum ada fasilitas pengolahan air limbah atau lumpur tinja terpusat. Belum ada informasi tentang pengelolaan limbah non rumah tangga, seperti industri, perhotelan dan rumah sakit.

Sebagian besar penduduk membuang sampah dengan cara membakar, menimbun atau membuang langsung ke lahan lingkungan. Di perumahan, perkantoran, perdagangan telah disediakan tempat sampah, bak sampah, kemudian diangkut oleh gerobak sampah dan truk sampah untuk selanjutnya dibuang ke TPA, yang berada di Kecamatan Magepanda.
Baca juga