Pemkab Sikka Gandeng PT. FTF Globalindo Kelola Taman Kota Monumen Tsunami
Maumere_sikkakab.go.id,- Setelah sukses menggandeng PT. FTF Globalindo dalam penerapan pajak retribusi parkir berbasis digital di Kota Maumere, kini pemerintah Kabupaten Sikka kembali menggandeng PT. FTF globalindo untuk berinvestasi dalam pengelolaan Taman Kota Monumen Tsunami Maumere.
Kerjasama ini dikukuhkan dengan Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama antara pemerintah Kabupaten Sikka dengan PT. FTF Globalindo yang berlangsung, Selasa (12 /05/2026) di Ruang Rapat Iligai Kantor Bupati Sikka.
Dalam arahannya Bupati Sikka menyampaikan terima kasih kepada manajemen PT. FTF Globalindo yang telah sukses mengelola E-Retribusi parkir.
Terkait rencana pengembangan pengelolaan Taman Kota Monumen Tsunami Maumere oleh PT. FTF Globalindo, Bupati Sikka Juventus Prima Yoris kago mendukung setelah melihat dengan cermat tujuan, visi misi yang merupakan arah terhadap peningkatan pendapatan asli daerah yang didapat dari pengelolaan Taman Kota Monumen Tsunami.
Bupati Sikka mengharapkan semua perangkat daerah terkait agar secepatnya menyelesaikan berbagai administrasi terkait aturan dan undang-undang yang ada sehingga tidak terjadi kendala di kemudian hari.
Sementara itu dari presentasi yang dilakukan oleh manajer PT. FTF Globalindo bangun Jocelyn Tobing dihadapan Bupati Sikka dan kepala serta perwakilan OPD terkait yang hadir disampaikan bahwa konsep taman kota akan di tata kembali dari fisik taman, mengembalikan fungsi dan bentuk sesungguhnya serta akan dibangun lokasi UMKM, tempat bermain anak-anak, mini restoran, mini market dan panggung hiburan mini untuk khalayak ramai.
Dijelaskan Bangun Jocelyn Tobing, latar belakang berdirinya Taman Kota Monumen Tsunami Maumere sesungguhnya untuk mengenang kembali bencana dahsyat gempa bumi dan tsunami yang melanda Maumere Kabupaten Sikka pada 12 Desember 1992 silam.
"Taman kota Monumen Tsunami memiliki makna historis, edukatif, dan sosial yang mendalam bagi lintas generasi", papar Jocelyn.
Menurut Jocelyn Tobing, Saat ini, Taman Kota Monumen Tsunami Maumere ini menghadapi tantangan yang signifikan.
Dari pengamatan terdapat fasilitas yang terbatas, pemeliharaan yang kurang memadai, dan keterlibatan masyarakat yang minim, sehingga di perlukan revitalisasi untuk mengembalikan ruang terbuka hijau, menjadi tempat berkumpulnya publik yang hidup dan aktif dan bermanfaat bagi masyarakat Kota Maumere.
Kondisi saat ini kata Jocelyn Tobing, taman kota kurang terawat dan fasilitas terbatas, belum tersedia infrastruktur olahraga dan rekreasi untuk digunakan masyarakat, Pencahayaan kurang memadai untuk penggunaan malam hari.
Ia menjelaskan, tujuan revitalisasi dan pengembangan taman Kota Monumen Tsunami Maumere oleh PT. FTF globalindo pada dasarnya untuk mengembalikan monumen pasif menjadi ruang hidup (memorial plus edukasi plus wisata dan plus ekonomi).
Dengan meningkatkan kunjungan ke monumen tsunami, katanya, maka akan meningkatkan berkembangnya sektor UMKM (Kuliner, Souvenir, Guide Local), Penataan ruang kota yang lebih baik, menciptakan Kawasan taman kota monumen tsunami Maumere menjadi pusat edukasi tsunami dan mitigasi bencana.
Adapun prospek pendapatan dari pengelolaan taman kota monumen tsunami menurut Direktur Globalindo. yakni Pendapatan Mini Store / Coffee Shop, pendapatan retribusi Parkir, Pendapatan sewa titik Reklame dari Advertising Baliho/Neon Box/Spanduk yang terpasang di Area Taman, Pendapatan dari bazar, CFD/CFN, Night Market dan event even Lainnya dari mitra- mitra lembaga keuangan, Brand pruduk makanan dan Minuman serta pruduk lainya dan Pendapatan Naming Right Sponsor.
Sedangkan prospek pendapatan oleh investor dari kerjasama dan benefit yang ditawarkan kepada pemerintah daerah Kabupaten Sikka yaitu dari pendapatan sewa tenant, pendapatan Mini Store/Coffee Shop, pendapatan retributi Pankir, Kerjasama BOT (Build, Operate & Transfer), selama 25 Tahun.
Dikatakan Jocelyn Tobing, jangka waktu kerjasama yang ditawarkan oleh PT. FTF globalindo berlangsung selama 25 tahun. Untuk Pemeliharaan Taman Tsunami selama masa Kerjasama di tanggung oleh pihak investor dalam hal ini PT. FTF globalindo.
Sesuai rencana fasilitas yang di revitalisasi PT FTF Globalindo pada area taman kota monumen tsunami Maumere dibagi dalam dua tahap.
Tahap pertama yakni Perbaikan tembok Monumen Tsunami, Menambahkan informasi Sejarah tentang monument tsunami di tembok monument, Menutup 2 kolam, Menambah lampu taman di area taman dan monument, Perbaikan jalan dan keramik di area taman, Perbaikan dan perawatan rutin tanaman, Menambahkan kursi taman, Merubah gapura monument tsunami dengan gapura dari tembok dan minimalis, Membuat spot foto yang menarik di area monument dan gapura, dan Keamanan di area taman Mini Store / Coffee Shop.
Sedangkan tahap ke dua yakni Pembangunan Foodcourt, Merchandise Store dan Minimarket express, konsep Fix Tenant, dengan perkiraan 16 Tenant, baik untuk tenant F&B dan juga tenant merchandise, Pembangunan Toilet dan Gudang, Pembangunan area bermain anak-anak, Pembangunan Panggung untuk hiburan (Untuk Live music dan evenn-even) Lapangan, Pembangunan area Olah raga (Basket/Lapangan Volly/Lapangan Multi Fungsi untuk Pembangunan Multi Fungsi Area untuk UMKM Even -even Lainnya, Pameran, Gathering dan dalam Kawasan, Pembangunan Area Parkir iklan reklame, Pembangunan area Wall of, Pembangunan spot foto hope maumere, dan Membuat pusat kuliner baru untuk Kota Maumere.
Turut hadir pada acara ini Plh. Sekda, Rudlfus Ali, para asisten, Kepala Badan Pendapatan Daerah Kabupaten Sikka Yoseph Benyamin S.H, kepala bagian hukum Setda Sikka, dan kepala Bagian Pemerintahan Setda Sikka Marianus Anisentus Botha.* (ARNL)
Kerjasama ini dikukuhkan dengan Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama antara pemerintah Kabupaten Sikka dengan PT. FTF Globalindo yang berlangsung, Selasa (12 /05/2026) di Ruang Rapat Iligai Kantor Bupati Sikka.
Dalam arahannya Bupati Sikka menyampaikan terima kasih kepada manajemen PT. FTF Globalindo yang telah sukses mengelola E-Retribusi parkir.
Terkait rencana pengembangan pengelolaan Taman Kota Monumen Tsunami Maumere oleh PT. FTF Globalindo, Bupati Sikka Juventus Prima Yoris kago mendukung setelah melihat dengan cermat tujuan, visi misi yang merupakan arah terhadap peningkatan pendapatan asli daerah yang didapat dari pengelolaan Taman Kota Monumen Tsunami.
Bupati Sikka mengharapkan semua perangkat daerah terkait agar secepatnya menyelesaikan berbagai administrasi terkait aturan dan undang-undang yang ada sehingga tidak terjadi kendala di kemudian hari.
Sementara itu dari presentasi yang dilakukan oleh manajer PT. FTF Globalindo bangun Jocelyn Tobing dihadapan Bupati Sikka dan kepala serta perwakilan OPD terkait yang hadir disampaikan bahwa konsep taman kota akan di tata kembali dari fisik taman, mengembalikan fungsi dan bentuk sesungguhnya serta akan dibangun lokasi UMKM, tempat bermain anak-anak, mini restoran, mini market dan panggung hiburan mini untuk khalayak ramai.
Dijelaskan Bangun Jocelyn Tobing, latar belakang berdirinya Taman Kota Monumen Tsunami Maumere sesungguhnya untuk mengenang kembali bencana dahsyat gempa bumi dan tsunami yang melanda Maumere Kabupaten Sikka pada 12 Desember 1992 silam.
"Taman kota Monumen Tsunami memiliki makna historis, edukatif, dan sosial yang mendalam bagi lintas generasi", papar Jocelyn.
Menurut Jocelyn Tobing, Saat ini, Taman Kota Monumen Tsunami Maumere ini menghadapi tantangan yang signifikan.
Dari pengamatan terdapat fasilitas yang terbatas, pemeliharaan yang kurang memadai, dan keterlibatan masyarakat yang minim, sehingga di perlukan revitalisasi untuk mengembalikan ruang terbuka hijau, menjadi tempat berkumpulnya publik yang hidup dan aktif dan bermanfaat bagi masyarakat Kota Maumere.
Kondisi saat ini kata Jocelyn Tobing, taman kota kurang terawat dan fasilitas terbatas, belum tersedia infrastruktur olahraga dan rekreasi untuk digunakan masyarakat, Pencahayaan kurang memadai untuk penggunaan malam hari.
Ia menjelaskan, tujuan revitalisasi dan pengembangan taman Kota Monumen Tsunami Maumere oleh PT. FTF globalindo pada dasarnya untuk mengembalikan monumen pasif menjadi ruang hidup (memorial plus edukasi plus wisata dan plus ekonomi).
Dengan meningkatkan kunjungan ke monumen tsunami, katanya, maka akan meningkatkan berkembangnya sektor UMKM (Kuliner, Souvenir, Guide Local), Penataan ruang kota yang lebih baik, menciptakan Kawasan taman kota monumen tsunami Maumere menjadi pusat edukasi tsunami dan mitigasi bencana.
Adapun prospek pendapatan dari pengelolaan taman kota monumen tsunami menurut Direktur Globalindo. yakni Pendapatan Mini Store / Coffee Shop, pendapatan retribusi Parkir, Pendapatan sewa titik Reklame dari Advertising Baliho/Neon Box/Spanduk yang terpasang di Area Taman, Pendapatan dari bazar, CFD/CFN, Night Market dan event even Lainnya dari mitra- mitra lembaga keuangan, Brand pruduk makanan dan Minuman serta pruduk lainya dan Pendapatan Naming Right Sponsor.
Sedangkan prospek pendapatan oleh investor dari kerjasama dan benefit yang ditawarkan kepada pemerintah daerah Kabupaten Sikka yaitu dari pendapatan sewa tenant, pendapatan Mini Store/Coffee Shop, pendapatan retributi Pankir, Kerjasama BOT (Build, Operate & Transfer), selama 25 Tahun.
Dikatakan Jocelyn Tobing, jangka waktu kerjasama yang ditawarkan oleh PT. FTF globalindo berlangsung selama 25 tahun. Untuk Pemeliharaan Taman Tsunami selama masa Kerjasama di tanggung oleh pihak investor dalam hal ini PT. FTF globalindo.
Sesuai rencana fasilitas yang di revitalisasi PT FTF Globalindo pada area taman kota monumen tsunami Maumere dibagi dalam dua tahap.
Tahap pertama yakni Perbaikan tembok Monumen Tsunami, Menambahkan informasi Sejarah tentang monument tsunami di tembok monument, Menutup 2 kolam, Menambah lampu taman di area taman dan monument, Perbaikan jalan dan keramik di area taman, Perbaikan dan perawatan rutin tanaman, Menambahkan kursi taman, Merubah gapura monument tsunami dengan gapura dari tembok dan minimalis, Membuat spot foto yang menarik di area monument dan gapura, dan Keamanan di area taman Mini Store / Coffee Shop.
Sedangkan tahap ke dua yakni Pembangunan Foodcourt, Merchandise Store dan Minimarket express, konsep Fix Tenant, dengan perkiraan 16 Tenant, baik untuk tenant F&B dan juga tenant merchandise, Pembangunan Toilet dan Gudang, Pembangunan area bermain anak-anak, Pembangunan Panggung untuk hiburan (Untuk Live music dan evenn-even) Lapangan, Pembangunan area Olah raga (Basket/Lapangan Volly/Lapangan Multi Fungsi untuk Pembangunan Multi Fungsi Area untuk UMKM Even -even Lainnya, Pameran, Gathering dan dalam Kawasan, Pembangunan Area Parkir iklan reklame, Pembangunan area Wall of, Pembangunan spot foto hope maumere, dan Membuat pusat kuliner baru untuk Kota Maumere.
Turut hadir pada acara ini Plh. Sekda, Rudlfus Ali, para asisten, Kepala Badan Pendapatan Daerah Kabupaten Sikka Yoseph Benyamin S.H, kepala bagian hukum Setda Sikka, dan kepala Bagian Pemerintahan Setda Sikka Marianus Anisentus Botha.* (ARNL)