MPK Meriahkan Hardiknas 2026 di SMPN 1 Alok, Dorong Budaya Baca Sejak Dini
Maumere_sikkakab.go.id,- Mobil Perpustakaan Keliling (MPK) milik Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Sikka terlibat aktif dalam pameran peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 yang dipusatkan di SMP Negeri 1 Alok, Jalan Litbang, Kelurahan Madawat, Kecamatan Alok, Jumat (01/05/2026).
Kehadiran MPK menjadi salah satu daya tarik dalam kegiatan tersebut, dengan menghadirkan berbagai koleksi buku bacaan yang dapat diakses langsung oleh siswa, guru, dan pengunjung pameran.
Antusiasme terlihat dari banyaknya pelajar yang memanfaatkan layanan baca di tempat serta peminjaman buku secara langsung dari mobil perpustakaan.
Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Sikka, Very Awales, mengatakan bahwa partisipasi MPK dalam pameran Hardiknas merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah untuk mendekatkan layanan literasi kepada masyarakat, khususnya generasi muda di lingkungan sekolah.
“Melalui kehadiran Mobil Perpustakaan Keliling, kami ingin memastikan bahwa akses terhadap bahan bacaan semakin mudah dijangkau.
Ini juga menjadi momentum penting untuk menumbuhkan minat baca dan budaya literasi di kalangan pelajar,” ujarnya.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa dalam kegiatan tersebut, pihaknya juga mensosialisasikan sejumlah program unggulan literasi.
Di antaranya Gerakan 30 Menit Membaca sebelum jam pelajaran dimulai, yang diharapkan dapat menjadi kebiasaan positif di lingkungan sekolah.
Selain itu, Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Sikka juga memperkenalkan program wisata literasi, kunjungan literasi ke perpustakaan daerah, serta inovasi GRAB (Gerakan Antar Buku) yang memudahkan masyarakat dalam mengakses buku tanpa harus datang langsung ke perpustakaan.
“Program-program ini dirancang untuk memperluas jangkauan layanan perpustakaan dan menjadikan literasi sebagai bagian dari gaya hidup masyarakat,” tambahnya.
Pameran Hardiknas 2026 di SMPN 1 Alok tidak hanya menjadi ajang edukasi, tetapi juga ruang kolaborasi berbagai pihak dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan di Kabupaten Sikka.
Kehadiran MPK di tengah kegiatan tersebut menjadi bukti nyata bahwa literasi merupakan fondasi penting dalam membangun sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing.
Kehadiran MPK menjadi salah satu daya tarik dalam kegiatan tersebut, dengan menghadirkan berbagai koleksi buku bacaan yang dapat diakses langsung oleh siswa, guru, dan pengunjung pameran.
Antusiasme terlihat dari banyaknya pelajar yang memanfaatkan layanan baca di tempat serta peminjaman buku secara langsung dari mobil perpustakaan.
Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Sikka, Very Awales, mengatakan bahwa partisipasi MPK dalam pameran Hardiknas merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah untuk mendekatkan layanan literasi kepada masyarakat, khususnya generasi muda di lingkungan sekolah.
“Melalui kehadiran Mobil Perpustakaan Keliling, kami ingin memastikan bahwa akses terhadap bahan bacaan semakin mudah dijangkau.
Ini juga menjadi momentum penting untuk menumbuhkan minat baca dan budaya literasi di kalangan pelajar,” ujarnya.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa dalam kegiatan tersebut, pihaknya juga mensosialisasikan sejumlah program unggulan literasi.
Di antaranya Gerakan 30 Menit Membaca sebelum jam pelajaran dimulai, yang diharapkan dapat menjadi kebiasaan positif di lingkungan sekolah.
Selain itu, Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Sikka juga memperkenalkan program wisata literasi, kunjungan literasi ke perpustakaan daerah, serta inovasi GRAB (Gerakan Antar Buku) yang memudahkan masyarakat dalam mengakses buku tanpa harus datang langsung ke perpustakaan.
“Program-program ini dirancang untuk memperluas jangkauan layanan perpustakaan dan menjadikan literasi sebagai bagian dari gaya hidup masyarakat,” tambahnya.
Pameran Hardiknas 2026 di SMPN 1 Alok tidak hanya menjadi ajang edukasi, tetapi juga ruang kolaborasi berbagai pihak dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan di Kabupaten Sikka.
Kehadiran MPK di tengah kegiatan tersebut menjadi bukti nyata bahwa literasi merupakan fondasi penting dalam membangun sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing.