DISARPUS Sikka Sosialisasikan Gerakan 30 Menit Membaca dan Wisata Literasi - Sains Kepada Pelajar

Admin SIKKA 23 Apr 2026 04:42:45 dibaca : 113 x

DISARPUS Sikka Sosialisasikan Gerakan 30 Menit Membaca dan Wisata Literasi - Sains Kepada Pelajar

Maumere_sikkakab.go.id,- Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (DISARPUS) Kabupaten Sikka terus memperkuat budaya literasi dan sains di kalangan pelajar melalui sosialisasi Surat Edaran Bupati Sikka Nomor: ArsipPustaka.000.14.4/75/2026 tentang Gerakan 30 Menit Membaca, Wisata Literasi dan Sains, serta Penguatan Ekosistem Literasi di Kabupaten Sikka.

Kegiatan sosialisasi tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Sikka, Very Awales, sekretaris Dinas, Yuvensius Rafael, Kabid Pengembangan, Yosef Sudarso, dan Kabid Layanan perpustakaan, Kabid Pengelolaan Arsip, Kabid Pembinaan Arsip dan Kabid Pengawasan Arsip bersama tim wisata literasi dalam rangkaian kegiatan Wisata Literasi dan Sains yang diikuti oleh siswa-siswi SDIT Rabbani Maumere bersam Kepala Sekolah dan para guru SDIT Rabbani.

Acara berlangsung di Aula Lantai II Perpustakaan Umum Daerah Frans Seda, Kabupaten Sikka, pada Kamis (23/04/2026).

Dalam pemaparannya, Very Awales menegaskan bahwa surat edaran ini merupakan langkah strategis Pemerintah Kabupaten Sikka dalam membangun budaya membaca dan meningkatkan kapasitas literasi serta sains sejak dini.

Ia juga menekankan pentingnya keterlibatan seluruh pemangku kepentingan, khususnya sekolah, dalam mengimplementasikan program tersebut secara konsisten.

“Melalui gerakan ini, kita ingin membiasakan anak-anak untuk membaca minimal 30 menit setiap hari, sekaligus membuka ruang eksplorasi melalui wisata literasi dan sains.

Ini bukan sekadar program seremonial, tetapi gerakan berkelanjutan yang harus kita kawal bersama,” ujarnya.

Lebih lanjut, DISARPUS Sikka akan melakukan monitoring dan evaluasi ke sekolah-sekolah guna memastikan implementasi program berjalan efektif.

Monitoring ini diharapkan dapat mengidentifikasi tantangan di lapangan sekaligus memberikan solusi untuk penguatan ekosistem literasi di satuan pendidikan.

Kegiatan wisata literasi turut diisi dengan tur edukatif pengenalan Perpustakaan Umum Daerah Frans Seda.

Para siswa diperkenalkan pada berbagai layanan perpustakaan, koleksi buku, serta sistem pengelolaan arsip sebagai bagian penting dari tata kelola informasi.

Dalam kesempatan tersebut, Very Awales didampingi Sekretaris Dinas, Yuvensius Rafael, serta para Kepala Bidang, turut memperkenalkan lingkungan kerja DISARPUS beserta tugas dan fungsi masing-masing bidang kepada para peserta.

Hal ini bertujuan memberikan pemahaman awal tentang peran institusi pemerintah dalam pelayanan publik, khususnya di bidang kearsipan dan perpustakaan.

Selain kegiatan edukatif, siswa-siswi SDIT Rabbani Maumere juga mengikuti lomba mewarnai dan berbagai aktivitas kreatif yang mendukung pengembangan imajinasi dan minat belajar anak.

Sementara itu, Kepala Sekolah SDIT Rabbani Maumere, Yanto, S.Pd., M.Pd., menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada DISARPUS Kabupaten Sikka atas terselenggaranya kegiatan tersebut.

Menurutnya, program wisata literasi dan sains sangat bermanfaat dalam mendekatkan siswa dengan dunia perpustakaan serta memperluas wawasan mereka.

“Kegiatan ini sangat positif dan edukatif. Anak-anak tidak hanya belajar membaca, tetapi juga mengenal langsung lingkungan perpustakaan dan kearsipan. Ini menjadi pengalaman berharga bagi mereka,” ungkapnya.

Ia juga berharap program serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan dan melibatkan lebih banyak sekolah serta sektor lain, termasuk pelaku UMKM dan instansi pemerintah, guna membangun ekosistem literasi yang inklusif di Kabupaten Sikka.

Dengan adanya sosialisasi ini, Pemerintah Kabupaten Sikka melalui DISARPUS optimistis gerakan literasi dan sains dapat tumbuh menjadi budaya yang kuat di tengah masyarakat, sebagai fondasi menuju sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing.
Butuh bantuan?