45 Siswa Baru SMANRED Ikut Kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah

Dibaca 60 kali Administrator Selasa, 19 Juli 2022 - 08:51:23 WITA Berita

Doreng,- Sebanyak 45 orang Siswa baru Kelas X mengikuti kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) yang digelar di lembaga pendidikan tersebut.

Kegiatan MPLS bertempat dihalaman Sekolah SMANRED di Edat, Desa Wolonterang, Kecamatan Doreng Kabupaten Sikka yang berlangsung selama 6 hari yakni dari Senin tanggal 18 hingga 23 Juli 2022 yang akan datang.

Anselmus Stefanus Gogu dalam laporan panitia ia mengatakan bahwa kegiatan MPLS tersebut tertuang dalam Permendikbud Nomor 18 Tahun 2016.

Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) yang bertujuan untuk mengenali potensi diri peserta didik baru. Membantu peserta didik baru beradaptasi dengan lingkungan sekolah dan sekitarnya, antara Isin terhadap aspck keamanan, fasilitas umum dan sarana prasarana sekolah. Menumbuhkan motivasi, semangat, dan cara belajar efektif sebagai pescrta didik baru dan Mengembangkan interaksi positif antar peserta didik dan warga sekolah lainnya.

Menumbuhkan perilaku positif antara lain kejujuran, kemandirian, sikap saling menghargai, menghormati keanekaragaman dan persatuan, kedisplinan, dan semangat gotong royong.

Tema yang yang diusung oleh SMANRED pada moment MPLS Tahun pelajaran 2022/2023 adalah “ Membentuk Pribadi Yang Berkompeten, Unggul dan Siap Dalam Menghadapi Era Digital ".

Selanjutnya Kepala Sekolah SMANRED Yulius Juang dalam sambutannya saat membuka kegiatan MPLS ini dia mengatakan bahwa kegiatan MPLS ini dipandang perlu sebagai ajang untuk melatih mental anak anak didik atau calon siswa baru yang akan mengecam dan menimbah ilmu di lembaga pendidikan SMANRED ini.

Dikatakan Yulius bahwa kegiatan MPLS bertujuan memberikan motivasi kepada mereka untuk disiplin dan pengenalan di lingkungan pendidikan. Baik dengan teman teman yang baru, kepada para guru dan juga tentang lingkungan di lembaga pendidikan ini, ungkapnya.

Para siswa juga akan dibekali dengan berbagai materi selama MPLS seperti Wawasan Wiyata Mandala, aturan dan tata tertib sekolah, strategi belajar dan juga berbagai materi lainnya .

Lebih jauh Yulius menyampaikan bahwa  SMANRED telah mengantongi Nomor Pokok Sekolah Nasional artinya Sekolah legalitasnya sudah diakui dan sudah terdaftar di pusat. Dengan bukti saat ini sekolah ini sudah mendapatkan Dana Bos untuk Operasional Sekolah.
Dan saat ini antusias masyarakat di kecamatan Doreng sangat luar biasa sehingga sudah dua tahun berjalan ini siswa siswi banyak yang mendaftar untuk bersekolah di sekolah ini.

Ia juga berharap perhatian dari semua pihak baik dan pemerintah tokoh masyarakat dan stakeholder yang lain untuk memperhatikan sekolah ini agar kedepannya menjadi lebih baik lagi, ujar  Yulius.

SMANRED memiliki tenaga pendidik 15 orang dan tenaga kependidikan 3 orang  satu orang PNS yakni Kepsek dan yang lainnya Honor Komite, total semuanya 18 orang.

Hadir pada kesempatan tersebut para Guru, Staf dari Kecamatan Doreng yang di wakili oleh Thomas Yan Boy Kasi AP3 dan Siswa - Siswi Kelas XI. (Liput:Chen/FD)


Statistik Web