PERTAHANKAN KERUKUNAN, BIRO PEMERINTAHAN SETDA PROVINSI NTT GELAR DIALOG LINTAS AGAMA

Dibaca 110 kali Administrator Rabu, 09 Oktober 2019 - 07:04:33 WITA Berita

Sikka.- Dialog lintas umat beragama se - daratan Flores digelar Biro Pemerintahan Setda Provinsi Nusa Tenggara Timur yang berlangsung di Aulla Hotel Sylvia Kabupaten Sikka, Selasa (24/09/2019).

Dalam laporan ketua panitia kesejahteraan rakyat pada Biro Pemerintahan Setda Provinsi Nusa Tenggara Timur.

Patrisia A.D.Wea, SE mengatakan Nusa Tenggara Timur dikenal sebagai nusa terindah toleransi, oleh karena itu melalui kesempatan ini kami mengharapkan dukungan, kerjasama, dan partisipasi kita semua dalam memelihara suasana yang kondusif bagi terselenggaranya pembangunan daerah menuju NTT bangkit dan NTT sejahtera.

Menyikapi situasi dan kondisi ini, maka Pemerintahan Provinsi Nusa Tenggara Timur melalui Biro Pemerintahan, memandang perlu untuk melaksanakan dialaog kerukunan lintas agama sebagai sebuah langkah strategis untuk menjaga harmonisasi dan memelihara kerukunan hudup umat beragama di NTT, sehingga pelaksanaaan pembangunan dapat berjalan dengan penuh semangat dan penuh kekeluargaan.

Gubernur Nusa Tenggara Timur Viktor Bungtilu Laiskodat dalam sambutannya yang dibacakan oleh Asisten Pemerintahan Setda Provinsi NTT, Drs. Jamaludin Ahmad MM mengatakan dalam rangka mempertahankan dan menjaga kerukunan antar umat beragama, maka semua orang harus terlibat karena terciptanya kerukunan dan kedamaian di tengah masyarakat adalah tanggung jawab bersama.

Kurangnya pemahaman tentang esensi ajaran agama menjadi salah satu faktor penghambat upaya - upaya terciptanya kerukunan intern dan antar umat beragama, konflik sara di beberapa wilayah Indonesia sampai saat ini belum dapat diselesaikan secara baik.

Konflik - konflik yang bermula dari permasalahan sosial, ekonomi, politik, dan berkembang menjadi konflik agama, karena munculnya solidaritas antar kelompok yang berbeda pandangan keagamaan. Agama yang diharapkan menjadi pemersatu dalam masyarakat, akhirnya dikhawatirkan dapat menjadi pemicu antar kelompok masyarakat. Lebih lanjut dikatakan Drs.Jamaludin, saat ini kita terus melanjutkan pelaksanaan berbagai program pembangunan daerah.

Saya menyampaikan terima kasih kepada bapak/ibu pimpinan lembaga agama dan para toko agama yang telah berpatisipasi dalam memajukan pembangunan maupun dalam memelihara kerukunan umat beragama di Provinsi NTT, khususnya di berbagai kabupaten daratan flores ini. ‘’ kiranya segala dukungan,kerjasama dan partisipasi ini terus menerus kita tingkatkan,mari kita lebih keras,lebih cerdas dan tuntas dalam membangun NTT,dalam semangat NTT bangkit mewujudkan masyarakat sejahtera dalam bingkai NKRI sehingga dari waktu ke waktu daera ini semakin maju dan masyarakat kita semakin sejahtera.

Melalui kesempatan ini, saya juga mengharapakan dukungan, kerja sama dan partisipasi kita semua dalam memelihara suasana yang kondusif bagi terselenggaranya pembangunan daerah. Tugas kita adalah untuk memelihara kerukunan dan kebersamaan dengan merajud persaudaraan dan kekeluargaan yang mungkin terpolarisasi karena isu Agama, isu suku, isu ras, isu golongan dan lain sebagainya, karena Nusa Tenggara Timur yang maju dan sejahtera hanya bisa dibangun dalam semangat kebersamaan dan persaudarraan. Kegiatan dialog lintas agama Ini juga dihadiri Asisten Pemerintahan dan Kesejahteran Setda Kabupaten Sikka, Kepala Biro Pemerintahan Provinsi Nusa Tenggara Timur, Pimpinan OPD Kabupaten Sikka, Toko Agama se - daratan Flores, Nara Sumber, dan Para Peserta Dialog. (Liput/Hironimus Reporter Radio Suara Sikka).


Statistik Web