Pelatihan Inovasi Pengembangan Sumber Daya Manusia Bagi Kepala Desa Dan Kader Pembangunan Manusia (KPM) Tingkat Kabupaten Sikka Tahun 2019

Dibaca 38 kali Administrator Senin, 16 September 2019 - 09:48:29 WITA Berita

Sikka.- Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Sikka, meminta kepada pihak pemerintah desa untuk memasukan program pencegahan stunting dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Desa (RPJMDES).

Kepala Bidang Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat (DPMD) Kabupaten Sikka, Bernadeta Veny Santa Wini Creata dalam kegiatan pelatihan inovasi pengembangan sumber daya manusia bagi Kepala Desa dan Kader Pembangunan Manusia Tingkat Kabupaten Sikka yang berlangsung di Aulla Hotel Permata Sari Maumere, Jumad (13/09/2019).

Bernadeta Veny Santa Wini Creata mengungkapkan bahwa prevalensi stunting di Indonesia saat ini mencapai 23 %, atau sekitar  9  juta anak Indonesia mengalami pertumbuhan fisik tidak maksimal.

Untuk Kabupaten Sikka, prevalensi stunting sebesar 33 %, angka tersebut mengalami penurunan sebesar 13,3 % dibandingkan tahun 2018 yang sebesar 41,3 %.

Lanjut dikatakan Bernadeta V.S.W.Creata salah satu strategi nasional penanganan stunting adalah dengan pola konvergensi dengan melibatkan semua pihak, baik Pemerintah Desa maupun Organisasi Perangkat Daerah ( OPD ) terkait dan Lembaga NGO lainnya. Dengan pola konvergensi maka ada keterpaduan perencanan antara Desa dan Kabupaten dalam penanganan stunting.

Kegiatan ini sangat penting maka desa diharapkan memprioritaskan alokasi anggaran desa untuk kegiatan yang mendukung program pengentasan stunting.

Koordinator  Kabupaten Tenaga Ahli Profesional Pendamping Desa Yohanes Mangwara Mengatakan bahwa, asupan gizi buruk sebagai penyebab stunting atau gangguan tumbuh kembang anak akibat kurang asupan gizi hanyalah satu varian persoalan kesehatan dalam masyarakat.

Ada Banyak hal lain yang juga menjadi penyebab seperti masalah sanitasi dan air bersih dan sumber daya manusia.

Dengan pola konvergensi maka akan lebih mudah memetakan persoalan dan mencari solusi termasuk pembagian peran dan tanggung jawab antara Desa dan OPD terkait untuk mengatasi stunting.

Peserta yang hadir dalam mengikuti kegiatan tersebut, Koordinataor Kabupaten Tenaga Ahli Profesional Pendamping Desa, Para Kepala Desa, Para BPD, dan para tamu undangan lainnya. ( Liput / Hironimus  ).

 


Statistik Web