Temu Kerja Dan Delineasi Batas Desa Di Wilayah Kabupaten Sikka

Dibaca 20 kali Administrator Selasa, 10 September 2019 - 22:54:09 WITA Berita

Sikka.- Latar belakang kegiatan temu kerja dan delineasi batas desa di wilayah Kabupaten Sikka adalah dalam rangka pengajuan rancangan Peraturan Daerah Kabupaten Sikka, tentang pembentukan 34 desa kepada Gubernur Nusa Tenggara Timur, untuk mendapatkan nomor registrasi, maka Pemerintah Daerah Kabupaten Sikka perlu memenuhi salah satu persyaratan yang merupakan syarat mutlak pembentukan desa yaitu peta desa sesuai kaidah kartografi.

Pemerintah Daerah Kabupaten Sikka telah melakukan kesepakatan dan perjanjian kerjasama dengan Badan Informasi Geospasial ( BIG ), guna melakukan penetapan dan penegasan batas desa di wilayah Kabupaten Sikka khususnya di 29 desa induk dan 34 desa persiapan.

Kegiatan temu kerja dan deliniasi penetapan batas Desa / Kelurahan pada tangal 9 - 16 September 2019 merupakan tindak lanjut kesepakatan dan perjanjian kerjasama Pemerintah Daerah Kabupaten Sikka dengan Badan Informasi Geospasial ( BIG ).

Plt. Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Sikka Fitrinita Kristiani, S.Sos, M.Si dalam laporan panitianya, yang berlangsung di Aulla Sikka Convention Centre, pada Senin (09/09/2019).

Bupati Sikka Fransiskus Roberto Diogo, S.Sos, Msi dalam sambutanya sebelum membuka kegiatan temu kerja dan delineasi batas desa di wilayah Kabupaten Sikka mengatakan dalam sosialisasi kegiatan hari ini Bupati Sikka menyambut baik terlaksananya kegiatan tersebut.

’’ Semoga Dapat Meningkatkan Ikatan Tali Silahturami dan Kerjasama, Sehingga Diharapkan Kedepannya Dapat Membawa Kemajuan Pembangunan Yang Lebih Baik ’’.

Lebih lanjut disampaikan oleh Bupati Sikka, dalam rangka percepatan pembangunan pedesaan sesuai program Pemerintah saat ini, yaitu desa mempunyai kewenangan tertentu terikat dengan batas wilayah masing - masing Desa itu sendiri. Pemerintah Kabupaten Sikka menyambut baik dan mendukung kegiatan delineasi batas Desa / kelurahan tersebut.

‘’ Penetapan dan Penegasan Batas Desa / Kelurahan Menjadi Sangat Penting Dalam Memberikan Kejelasan dan Kepastian Hukum Terhadap Batas - Batas Wilayah, Sehingga Akan Tercipta Tertib Administrasi Pemerintahan ’’.

Diakhir sambutanya, Bupati Sikka bepesan kepada pemangku wilayah terutama Camat dan Kepala Desa / Lurah, untuk melakukan indentifikasi dan penelusuran dokumen terkait batas pelaksanaan koordinasi vertikal dengan Badan Informasi Geospasial ( BIG ), dan OPD / Instansi terkait , manakala terdapat kealpaan data melaksanakan koordinasi horizontal dengan pemangku wilayah perbatasan, untuk menghindari sengketa dan mensosialisasikan dan menggali informasi dari masyarakat setempat untuk meminimalisir perbedaan persepsi dan menginventarisir keakuratan data serta informasi.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Plt. Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Sikka, Kepala Badan Informasi dan Geospasial Indonesia atau Pejabat Yang Mewakili, Ketua Tim Temu Kerja dan Delineasi Secara Kartometrik Batas Desa, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Kabupaten Sikka, Para Pimpinan OPD, Para Camat se - Kabupaten Sikka, Para Penjabat Kepala Desa Persiapan, Para Ketua BPD, dan singkatnya para tamu undangan lainnya.  ( Liput / Hironimus Reporter Radio Suara Sikka Fm ).

 


Statistik Web