ANSAR RERA : 2018, delapan desa di PaluE terpasang listrik

Dibaca 269 kali Administrator Senin, 22 Mei 2017 - 10:24:38 WITA Berita

PaluE.- Nanti tahun 2018, diharapkan sudah terpasang jaringan dan listrik sudah menyalah di delapan desa yang ada di Kecamatan PaluE. Demikian ini sampaikan Bupati Sikka Drs. Yoseph Ansar Rera, dalam sambutan singkatnya sebelum melakukan peletakan batu pertama Pembangunan Gedung Pembangkit Listrik Tenaga Diesel di Krica, Desa Reruwairere Kecamatan PaluE. Kamis (17/05/2017).

Hadir pada kesempatan ini Wakil Bupati Sikka Drs. Paolus Nong Susar, Ketua DPRD Kabupaten Sikka Rafael Raga SP. Jajaran FORKORPIMDA Sikka, General Manager PT. PLN Area Flores Bagian Timur (FBT) Arif Rohmatin, Camat PaluE Laurensius Benediktus Lisa, Para Kepala Desa se Kecamatan PaluE, Tokoh Masyarakat PaluE dan Masyarakat serta undangan lainnya.

Dikatakan, General Manager PT. PLN Area Flores Bagian Timur (FBT) Arif Rohmatin, bahwa PLN sudah melakukan survey, sehingga kami hanya menunggu dana masuk dan di bulan Mei ini sudah bisa dikerjakan pembangunan jaringan dan  distribusi mesin.

“untuk Pulau Palue sementara ini sudah terdaftar 700 pelanggan, sehingga nantinya akan dibangun 2 PLTD di pulau ini, agar bisa melayani masyarakat di 8 desa yang ada. PLN juga terus melakukan sosialisasi ke masyarakat terkait pemasangan jaringan dan kegiatan sosialisasi ini diakukan terus-menerus, agar masyarakat secara sukarela bisa merelakan tanahnya dipakai untuk memasang tiang dan dilewati jaringan kabel listrik” jelas Arif.

Sementara Ketua DPRD Sikka, Rafael Raga, SP. mengatakan bahwa selain membangun jaringan ke desa-desa, PLN juga sedang membangun PLTU di Desa Hoder di Kecamatan Waigete, dengan total daya 2x20 Mega Watt untuk menambah suplai kebutuhan listrik.

Menurut Rafael, dengan beroperasinya pembangkit ini, di 2018 kebutuhan listrik di Kabupaten Sikka sudah mencukupi, sehingga bisa menggerakkan berbagai sektor termasuk industri, di mana akan dibangun beberapa pabrik ikan dan hotel, yang tentunya membutuhkan daya listrik yang besar.

“Dengan beroperasinya PLTU ini, dengan sendirinya akan meningkatkan perekonomian masyarakat dan menggerakkan sektor industri, sehingga bisa memacu pertumbuhan ekonomi di kabupaten ini,” ungkapnya.

Selain itu, bila Waduk Napung Gete bisa beroperasi pada 2020, nanti, airnya pun bisa dipakai sebagai pembangkit lsitrik, selain pertanian perikanan, kebutuhan air bersih serta untuk kegiatan pariwisata. (johnoriwis)


Statistik Web