SIMONEP WUJUDKAN TRANSPARANSI DAN AKUNTABILITAS

Dibaca 57 kali Administrator Senin, 20 November 2017 - 14:46:11 WITA Berita

Maumere.-, Melalui pelatihan Sistem Informasi Monitoring dan Evaluasi Pembangunan (SIMONEP) ini menjadi bagian untuk menambah pengetahuan dan wawasan sekaligus modal dalam mengembangkan tugas semua peserta untuk melayani masyarakat dengan memanfaatkan aplikasi yang ada sehingga mendukung penerapan E – Government kita supaya bisa berjalan dengan baik sehingga transparansi dan akuntabilitas bisa tercapai demi terwujudnya satu Sikka yang mandiri dan sejahtera.

Demikian Harapan Bupati Sikka Drs. Yoseph Ansar Rera saat membuka dengan resmi kegiatan Bimbingan Teknis Aplikasi Sistem Informasi Monitoring dan Evaluasi Pembangunan (SIMONEP) di Aula Hotel Permatasari Maumere. Senin (20/11/17) baru lalu.

Ansar menekankan dari waktu ke waktu kita berusaha untuk membenah sistem pengolahan keuangan dalam system pererintahan kita, memang selama ini antara manual dan system itu baru diterapkan E- bugeting dengan system SIMDA baik itu di bidang pendapatan, belanja dan sebagainya.

“ Kita bermaksud supaya E-government itu diterapkan secara konpherhensif karena itu ada nanti E-Bugeting dan yang sekarang ini SIMONEP dan di Indonesai sudah ada Kabupaten yang sangat berhasil yaitu Kabupaten Bantang dan dalam mengembangkan system E-government ini dan akhirnya secara Nasional direkomendasikan agar Pemerintah Daerah dapat menggunakan mencermati dan mempelajari system ini bersama – sama dengan Kabupaten Batang, sehingga tadi sudah dilaporkan sudah ada penandatanganan kerja sama pada beberapa bulan lalu di Kabupaten Batang,” jelas Ansar.

Dikatakannya secara manual atau secara sistem di tingkat desa, desa di Kabupaten Sikka lebih maju, karena Desa Nita menjadi contoh dan teladan nasional soal transparansi dan akuntabilitas, kita di Kabupaten ini baru memulai dan mulai tahun 2018 kita sudah mulai menerapkan system ini dengan diawali E – Palnning nanti mulai tahun 2019.

“ Saya memberikan apresiasi kepada Pemda Batang yang datang kesini untuk melatih para peserta disini , kalau kita yang menuju ke Kabupaten Batang berarti hanya beberapa orang saja padahal kita mau seluruh OPD harua bisa menerapkan ini secara system sehingga lebih efektif,” ungkap Ansar.

Ansar juga menegaskan kepada peserta pelatihan bahwa ini adalah bekal yang luar biasa tentu konsekwensi bagi saya, saya tidak boleh memindahkan ASN tersebut sampai dengan memenuhi syarat penggantinya.

“ Artinya ini menjadi perhatian bagi saya karena begitu selesai pelatihan dan langsung pindah berarti akan hilang sistemnya jadi kepada para peserta pengetahuan yang ada ini untuk segera berbagi sehingga ada kader yang memahami tentang SIMONEP ini sehingga jika pada suatu pindah ke jabatan yang baru sudah ada orang yang menggantikannya,” ungkap Ansar.

Beliau juga berharap kepada para peserta harus punya minat dan tekad bahwa saya harus mampu menerima tugas dan system ini untuk kepentingan banyak orang, inilah profesi saya sebagai ASN dan juga dengan penerapan system ini seluruh penyelenggaraan pemerintahan itu sudah bisa dan tujuan akhirnya adalah Transparansi dan akuntabilitas.

Sementara itu Ketua Panitia Penyelenggara Femy Bapa dalam laporan panitia menyampaikan pelaksanan kegiatan ini bertujuan untuk dapat mencatat perkembagan pelaksanaan kegiatan pembangunan secara berkala, mengevaluai kinerja pelaksanaan fisik dan keuangan kegiatan APBD, untuk mengidentifikasi masalah dan penyimpangan yang muncul serta merumuskan masalah dan untuk membuat laporan kemajuan fisik dan keuangan secara rutin dalam kurun waktu yang pendek serta untuk mengevaluasi pencapaian indicator kinerja mulai dari efisiensi anggaran, efektifitas hasil dan manfaatnya.

“Artinya adanya system pelaporan pelaksanaan kegiatan pembangunan di Kabupaten Sikka secara periodik, sistematis, terukur, up to date dan transparan,” kata Femi.

Femi juga menambahkan peserta kegiatan ini adalah pejabat program pada masing – masing OPD di Kabupaten Sikka untuk tahap pertama dan tahap ke dua akan dilakukan pada tahun 2018 dan lebih difokuskan kepada sekolah - sekolah.

Hadir dalam kesempatan itu Asisten Perekonomian dan pembangunan dr. Delly Pasande, M,Kes, Kabag Pengendalian Pembangunan Setda Kabupaten Batang A. Handi Hakim serta peserta pelatihan lingkup Pemerintah Kabupaten Sikka. (jonathan)


Statistik Web